Tim pengembang Portal Digtial Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan kembali menambah fitur Twibbon Digital. Fitur ini dikembangkan sebagai sarana publikasi dan kampanye digital yang dikelola secara mandiri tanpa bergantung pada platform pihak ketiga.
Hadirnya fitur tersebut menjadi bagian dari penguatan ekosistem digital yang tengah dibangun Kemenag Barsel. Tidak hanya menyediakan layanan publik, portal juga diarahkan menjadi pusat berbagai kebutuhan digital kelembagaan.
Kasubbag Tata Usaha Kemenag Barito Selatan, Ismiradi, mengatakan kemandirian digital menjadi salah satu arah pengembangan transformasi digital di lingkungan Kemenag Barsel.
"Kami ingin kebutuhan digital dapat dikelola melalui sistem yang dibangun sendiri. Termasuk kebutuhan publikasi dan kampanye digital yang selama ini banyak menggunakan layanan eksternal," ujarnya.
Menurut Ismiradi, pengembangan fitur Twibbon Digital merupakan langkah kecil yang memiliki dampak besar dalam jangka panjang karena seluruh proses pengelolaan dapat dilakukan secara mandiri.
"Semakin banyak kebutuhan yang dapat diakomodasi dalam portal sendiri, semakin kuat pula ekosistem digital yang kita bangun," katanya.
Pengembangan fitur tersebut dilakukan oleh Tim Pengelola Website Kemenag Barsel sebagai bagian dari upaya memperluas fungsi Portal Digital Terpadu yang selama ini telah menghadirkan berbagai layanan dan informasi dalam satu platform.
Anggota Tim Pengelola Website Kemenag Barsel, Abdul Wahid, mengatakan fitur Twibbon Digital dirancang untuk mendukung kebutuhan publikasi berbagai program dan kegiatan Kementerian Agama.
"Twibbon saat ini menjadi salah satu media kampanye digital yang banyak digunakan. Karena itu kami menyiapkan fitur ini agar ke depan kebutuhan tersebut dapat difasilitasi melalui portal resmi Kemenag Barsel," jelasnya.
"Ini bukan sekadar menambah fitur. Yang ingin dibangun adalah kemandirian dalam mengelola teknologi dan konten digital sesuai kebutuhan organisasi," demikian pungkas Wahid.