Buntok (Humas) Pernikahan tidak hanya soal hari bahagia di pelaminan. Setelah akad atau pemberkatan usai, pasangan akan menghadapi berbagai tantangan yang menuntut kesiapan mental, spiritual, hingga kemampuan mengelola konflik. Karena itu, Bimas Kristen terus membekali calon pengantin melalui Bimbingan Perkawinan (Bimwin), Senin (8/6/2026).
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen Kemenag Barito Selatan, Hesti Rayani, mengatakan pembekalan sebelum menikah menjadi langkah penting untuk menekan berbagai persoalan keluarga yang kerap muncul akibat kurangnya kesiapan pasangan.
"Keluarga yang kuat tidak lahir begitu saja. Harus ada pemahaman tentang tanggung jawab, komunikasi, dan komitmen yang dibangun sejak sebelum menikah," kata Hesti.
Menurutnya, kualitas keluarga turut menentukan kualitas kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, pembinaan terhadap calon pengantin perlu terus diperkuat.
"Kami ingin pasangan yang menikah tidak hanya siap secara administrasi, tetapi juga siap menjalani kehidupan rumah tangga dalam jangka panjang," ujarnya.
Dalam praktiknya, Penyuluh Agama Kristen terus memberikan pembekalan kepada calon pengantin melalui program Bimbingan Perkawinan (Bimwin). Materi yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan, tetapi juga menyentuh persoalan yang kerap dihadapi pasangan dalam kehidupan rumah tangga.
Penyuluh Agama Kristen, Delita Wati Manullang, mengatakan banyak persoalan keluarga berawal dari kurangnya pemahaman terhadap peran dan tanggung jawab masing-masing setelah menikah.
"Banyak persoalan rumah tangga berawal dari kurangnya pemahaman terhadap peran dan tanggung jawab masing-masing. Karena itu, persiapan sebelum menikah sangat penting," ujar Delita.
Ia menambahkan, keluarga yang harmonis dibangun melalui komunikasi yang baik, sikap saling menghargai, serta menjadikan nilai-nilai iman sebagai pedoman dalam mengambil keputusan.
"Ketika pasangan memiliki fondasi yang kuat sejak awal, mereka akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan berumah tangga," demikian pungkas Delita.
Banyak Konflik Berawal dari Sini, Bimas Kristen Terus Perkuat Pembekalan Calon Pengantin
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Informasi pengelola publikasi.
Editor
Abdul Wahid, S.Pd.I
Penata Layanan Operasional
Narahubung
Delita Wati Manullang - 62813181****
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen
Rating pembaca
0 rating masuk.
0.0
0 rating masuk
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda?
Komentar Pembaca
Tanggapan berita
Belum ada komentar yang tampil.
Tinggalkan Tanggapan
Masuk akun dulu
Komentar dan rating dibatasi bagi pembaca yang sudah masuk akun.
MasukRingkasan
Info cepat berita.
- Tanggal
- 08 Jun 2026
- Kategori
- KUA & Penyuluh
- Durasi
- 2 menit
Berita lainnya
Publikasi terbaru yang bisa dibaca berikutnya.
Pelantikan Serentak se-Kalteng, Tiga ASN Kemenag Barsel Sandang Jabatan Fungsional
22 Jun 2026
Kantor Bersih, Pelayanan Nyaman: Kepala KUA GBA Jadikan Jumat Asri Aksi Nyata Ekoteologi
19 Jun 2026
Ketenangan Jadi Bagian Penyembuhan, Kemenag Barsel Rutin Dampingi Pasien di RS Jaraga Sasameh
19 Jun 2026
Sertijab Kepala MIN 1 Barsel, Kakankemenag Minta Guru Adaptif dan Perkuat Kolaborasi
19 Jun 2026
Berita terkait
Bacaan yang masih satu konteks.
Kantor Bersih, Pelayanan Nyaman: Kepala KUA GBA Jadikan Jumat Asri Aksi Nyata Ekoteologi
Tabak Kanilan (Humas) Komitmen menjaga lingkungan tidak selalu dimulai dari langkah besar. Di KUA Kecamatan Gunung Bintang Awai, kepedulian terhadap alam diwujudkan melalui kegiatan Jumat Asri dengan membersihkan ling...
Karakter Dibina, Harapan Dihidupkan: Penyuluh Kristen Tanamkan Nilai Kejujuran
Buntok (Humas) — Pembinaan di rumah tahanan tidak hanya berkaitan dengan masa hukuman, tetapi juga perubahan karakter. Pesan itulah yang dibawa Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan saat me...
STL Diserahkan, Kemenag Barsel Dorong Tertib Administrasi Gereja GBI Kalahien
Buntok (Humas) Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan terus memperkuat tata kelola lembaga keagamaan melalui pelayanan administrasi yang lebih tertib dan terukur. Salah satunya diwujudkan melalui penyerahan Surat...
Publikasi
Kirim bahan berita kegiatan Anda
Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.
Kirim berita
Banyak Konflik Berawal dari Sini, Bimas Kristen Terus Perkuat Pembekalan Calon Pengantin
Banyak Konflik Berawal dari Sini, Bimas Kristen Terus Perkuat Pembekalan Calon Pengantin
Buntok (Humas) Pernikahan tidak hanya soal hari bahagia di pelaminan. Setelah akad atau pemberkatan usai, pasangan akan menghadapi berbagai tantangan yang menuntut kesiapan mental, spiritual, hingga kemampuan mengelola konflik. Karena itu, Bimas Kristen terus membekali calon pengantin melalui Bimbingan Perkawinan (Bimwin), Senin (8/6/2026).
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen Kemenag Barito Selatan, Hesti Rayani, mengatakan pembekalan sebelum menikah menjadi langkah penting untuk menekan berbagai persoalan keluarga yang kerap muncul akibat kurangnya kesiapan pasangan.
"Keluarga yang kuat tidak lahir begitu saja. Harus ada pemahaman tentang tanggung jawab, komunikasi, dan komitmen yang dibangun sejak sebelum menikah," kata Hesti.
Menurutnya, kualitas keluarga turut menentukan kualitas kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, pembinaan terhadap calon pengantin perlu terus diperkuat.
"Kami ingin pasangan yang menikah tidak hanya siap secara administrasi, tetapi juga siap menjalani kehidupan rumah tangga dalam jangka panjang," ujarnya.
Dalam praktiknya, Penyuluh Agama Kristen terus memberikan pembekalan kepada calon pengantin melalui program Bimbingan Perkawinan (Bimwin). Materi yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan, tetapi juga menyentuh persoalan yang kerap dihadapi pasangan dalam kehidupan rumah tangga.
Penyuluh Agama Kristen, Delita Wati Manullang, mengatakan banyak persoalan keluarga berawal dari kurangnya pemahaman terhadap peran dan tanggung jawab masing-masing setelah menikah.
"Banyak persoalan rumah tangga berawal dari kurangnya pemahaman terhadap peran dan tanggung jawab masing-masing. Karena itu, persiapan sebelum menikah sangat penting," ujar Delita.
Ia menambahkan, keluarga yang harmonis dibangun melalui komunikasi yang baik, sikap saling menghargai, serta menjadikan nilai-nilai iman sebagai pedoman dalam mengambil keputusan.
"Ketika pasangan memiliki fondasi yang kuat sejak awal, mereka akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan berumah tangga," demikian pungkas Delita.
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Editor
ProfilAbdul Wahid, S.Pd.I
Penata Layanan Operasional
Narahubung
Delita Wati Manullang - 62813181****
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda setelah membaca?
Komentar Pembaca
Tanggapan untuk berita ini
Tinggalkan Tanggapan
Masuk akun dulu
Komentar dan rating untuk berita ini dibatasi bagi pembaca yang sudah masuk akun.
Masuk untuk menanggapiBerita Terkait
Baca kabar lainnya
19 Jun 2026
Kantor Bersih, Pelayanan Nyaman: Kepala KUA GBA Jadikan Jumat Asri Aksi Nyata Ekoteologi
Tabak Kanilan (Humas) Komitmen menjaga lingkungan tidak selalu dimulai dari langkah besar. Di KUA Kecamatan Gunung Bintang Awai, kepedulian terhadap alam diwujudkan melalui kegiatan Jumat Asri dengan membersihkan ling...
18 Jun 2026
Karakter Dibina, Harapan Dihidupkan: Penyuluh Kristen Tanamkan Nilai Kejujuran
Buntok (Humas) — Pembinaan di rumah tahanan tidak hanya berkaitan dengan masa hukuman, tetapi juga perubahan karakter. Pesan itulah yang dibawa Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan saat me...
12 Jun 2026
STL Diserahkan, Kemenag Barsel Dorong Tertib Administrasi Gereja GBI Kalahien
Buntok (Humas) Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan terus memperkuat tata kelola lembaga keagamaan melalui pelayanan administrasi yang lebih tertib dan terukur. Salah satunya diwujudkan melalui penyerahan Surat...