Buntok (Humas) Saat seseorang dirawat di rumah sakit, yang diuji sering kali bukan hanya kondisi fisiknya. Rasa cemas, takut, sulit menerima kondisi yang dialami, hingga kekhawatiran terhadap keluarga menjadi beban yang ikut dirasakan banyak pasien.
Karena itu, Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan melalui Seksi Bimas Islam bersama KUA Dusun Selatan rutin menghadirkan layanan bimbingan rohani bagi pasien di RSUD Jaraga Sasameh Buntok.
Dalam pendampingan tersebut, tim yang dipimpin H. Muhammad Sibawaihi didampingi Staf KUA Dusun Selatan Hendra menyapa pasien secara langsung, memberikan doa, motivasi, serta penguatan spiritual selama menjalani masa perawatan.
Menurutnya, proses penyembuhan membutuhkan dukungan dari berbagai aspek, termasuk kondisi mental dan spiritual pasien.
"Pasien yang sedang sakit sering menghadapi kecemasan dan tekanan batin. Melalui bimbingan rohani, kami berupaya membantu mereka lebih tenang, lebih sabar, dan tetap memiliki harapan untuk sembuh," ujarnya.
Ia menjelaskan, ketenangan hati dapat membantu pasien menjalani pengobatan dengan lebih baik. Sebab, pasien yang mampu menjaga semangat dan berpikir positif cenderung lebih siap menghadapi proses perawatan yang dijalani.
"Kami mengajak pasien untuk tetap berikhtiar, mengikuti anjuran tenaga kesehatan, sekaligus mendekatkan diri kepada Allah. Keduanya harus berjalan beriringan," kata H. Muhammad Sibawaihi.
Tidak hanya pasien, keluarga yang mendampingi juga mendapat penguatan. Menurutnya, keluarga sering menjadi pihak yang ikut merasakan tekanan selama anggota keluarganya menjalani perawatan.
"Kadang yang terlihat kuat justru menyimpan banyak kekhawatiran. Karena itu kami juga berdialog dengan keluarga agar mereka tetap optimis dan mampu memberikan dukungan terbaik kepada pasien," ujarnya.
Bimbingan rohani yang rutin dilaksanakan tersebut menjadi salah satu bentuk pelayanan keagamaan yang hadir langsung di tengah kebutuhan masyarakat. Di balik berbagai peralatan medis dan proses pengobatan yang berlangsung di rumah sakit, ada kebutuhan lain yang tidak kalah penting, yakni ketenangan jiwa.
Sebab bagi banyak pasien, kesembuhan bukan hanya soal pulihnya kondisi fisik, tetapi juga tentang bagaimana mereka mampu menjaga harapan, semangat, dan keyakinan untuk bangkit kembali.