Tabak Kanilan (Humas) Komitmen menjaga lingkungan tidak selalu dimulai dari langkah besar. Di KUA Kecamatan Gunung Bintang Awai, kepedulian terhadap alam diwujudkan melalui kegiatan Jumat Asri dengan membersihkan lingkungan kantor secara gotong royong, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi semangat Ekoteologi yang saat ini menjadi salah satu program prioritas Kementerian Agama, yakni membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan nilai keagamaan.
Kepala KUA Kecamatan Gunung Bintang Awai, H. Maskuni, mengatakan kebersihan lingkungan kerja bukan hanya untuk menciptakan kenyamanan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap ciptaan Tuhan yang harus dirawat bersama.
"Ekoteologi mengajarkan bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar kebiasaan baik, tetapi bagian dari nilai keagamaan yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Menurutnya, perubahan besar selalu berawal dari langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten, termasuk menjaga kebersihan kantor dan lingkungan sekitar.
"Kalau kita ingin lingkungan yang sehat, maka harus dimulai dari tempat kita bekerja dan beraktivitas. Jangan menunggu orang lain, mulailah dari diri sendiri," katanya.
Ia menilai lingkungan yang bersih turut menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
"Kantor yang bersih membuat pegawai lebih nyaman bekerja dan masyarakat yang datang juga merasakan pelayanan dalam suasana yang lebih baik," tuturnya.
Ia berharap semangat Ekoteologi tidak berhenti pada kegiatan gotong royong, tetapi menjadi budaya yang tumbuh dalam kehidupan sehari-hari, baik di kantor, rumah, maupun lingkungan masyarakat.
Pesan yang ingin dibawa sederhana namun relevan bagi semua orang: merawat lingkungan tidak harus menunggu program besar. Membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan halaman, dan merawat ruang bersama adalah langkah kecil yang jika dilakukan bersama dapat memberi dampak besar bagi keberlangsungan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat.