Buntok (Humas) Mengendalikan amarah menjadi pesan utama dalam pembinaan keagamaan bagi warga binaan Hindu di Rutan Kelas IIB Buntok, Senin (8/6/2026). Materi tersebut dinilai penting sebagai bekal membangun karakter dan kesiapan mental sebelum kembali ke tengah masyarakat.
Penyuluh Agama Hindu, Miyah, menyampaikan renungan berdasarkan Kitab Suci Sarasamuccaya Sloka 107 yang mengajarkan pentingnya penguasaan diri serta bahaya kemarahan yang tidak terkendali dalam kehidupan sehari-hari.
"Kemarahan yang tidak terkendali sering menjadi awal dari berbagai persoalan. Karena itu, setiap orang perlu belajar mengelola emosi agar dapat mengambil keputusan dengan bijaksana," ujar Miyah.
Menurutnya, kemampuan mengendalikan emosi merupakan fondasi penting dalam membangun hubungan yang sehat dengan lingkungan sekaligus mencegah seseorang kembali terjerumus pada kesalahan yang sama.
"Kesempatan memperbaiki diri selalu terbuka. Yang terpenting adalah kemauan untuk berubah dan terus melatih diri menjadi pribadi yang lebih tenang, sabar, dan bertanggung jawab," katanya.
Pembinaan tersebut secara khusus diberikan kepada warga binaan berinisial RH sebagai bagian dari penguatan mental dan spiritual menjelang proses reintegrasi sosial.
"Saya berharap nilai-nilai yang dipelajari hari ini dapat menjadi bekal untuk memulai kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan," tambah Miyah.
Sementara itu, petugas Rutan Kelas IIB Buntok, Rizal, menegaskan bahwa setiap program pembinaan dirancang untuk membantu warga binaan memperbaiki pola pikir dan membentuk karakter yang lebih positif.
"Pembinaan bukan sekadar mengisi waktu selama menjalani masa pidana, tetapi menjadi kesempatan untuk memperbaiki sikap hidup dan membangun masa depan yang lebih baik," ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pembinaan tidak hanya diukur dari keterampilan yang dimiliki, tetapi juga dari kemampuan mengendalikan diri saat menghadapi berbagai persoalan setelah kembali ke masyarakat.
Kegiatan diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin Nurhati. Melalui pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin, Rutan Kelas IIB Buntok terus mendorong tumbuhnya kesadaran spiritual, kedewasaan emosional, dan tanggung jawab pribadi sebagai bekal warga binaan menjalani kehidupan yang lebih baik usai menyelesaikan masa pembinaan.
Belajar Menahan Emosi, Warga Binaan Hindu Didorong Bangun Karakter Positif
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Informasi pengelola publikasi.
Rating pembaca
0 rating masuk.
0.0
0 rating masuk
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda?
Komentar Pembaca
Tanggapan berita
Belum ada komentar yang tampil.
Tinggalkan Tanggapan
Masuk akun dulu
Komentar dan rating dibatasi bagi pembaca yang sudah masuk akun.
MasukRingkasan
Info cepat berita.
- Tanggal
- 08 Jun 2026
- Kategori
- Pelayanan Publik
- Durasi
- 2 menit
Berita lainnya
Publikasi terbaru yang bisa dibaca berikutnya.
Pelantikan Serentak se-Kalteng, Tiga ASN Kemenag Barsel Sandang Jabatan Fungsional
22 Jun 2026
Kantor Bersih, Pelayanan Nyaman: Kepala KUA GBA Jadikan Jumat Asri Aksi Nyata Ekoteologi
19 Jun 2026
Ketenangan Jadi Bagian Penyembuhan, Kemenag Barsel Rutin Dampingi Pasien di RS Jaraga Sasameh
19 Jun 2026
Sertijab Kepala MIN 1 Barsel, Kakankemenag Minta Guru Adaptif dan Perkuat Kolaborasi
19 Jun 2026
Berita terkait
Bacaan yang masih satu konteks.
Ketenangan Jadi Bagian Penyembuhan, Kemenag Barsel Rutin Dampingi Pasien di RS Jaraga Sasameh
Buntok (Humas) Saat seseorang dirawat di rumah sakit, yang diuji sering kali bukan hanya kondisi fisiknya. Rasa cemas, takut, sulit menerima kondisi yang dialami, hingga kekhawatiran terhadap keluarga menjadi beban ya...
STL Diserahkan, Kemenag Barsel Dorong Tertib Administrasi Gereja GBI Kalahien
Buntok (Humas) Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan terus memperkuat tata kelola lembaga keagamaan melalui pelayanan administrasi yang lebih tertib dan terukur. Salah satunya diwujudkan melalui penyerahan Surat...
Saat Polisi dan Umat Hindu Turun Bersama, Rumah Ibadah Jadi Ruang Merawat Kepedulian Lingkungan
Buntok (Humas) – Menjelang Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Barito Selatan tidak hanya diisi kegiatan seremonial. Sejumlah personel Polres Barito Selatan bersama umat Hindu dan Kementerian Agama turun la...
Publikasi
Kirim bahan berita kegiatan Anda
Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.
Kirim berita
Belajar Menahan Emosi, Warga Binaan Hindu Didorong Bangun Karakter Positif
Belajar Menahan Emosi, Warga Binaan Hindu Didorong Bangun Karakter Positif
Buntok (Humas) Mengendalikan amarah menjadi pesan utama dalam pembinaan keagamaan bagi warga binaan Hindu di Rutan Kelas IIB Buntok, Senin (8/6/2026). Materi tersebut dinilai penting sebagai bekal membangun karakter dan kesiapan mental sebelum kembali ke tengah masyarakat.
Penyuluh Agama Hindu, Miyah, menyampaikan renungan berdasarkan Kitab Suci Sarasamuccaya Sloka 107 yang mengajarkan pentingnya penguasaan diri serta bahaya kemarahan yang tidak terkendali dalam kehidupan sehari-hari.
"Kemarahan yang tidak terkendali sering menjadi awal dari berbagai persoalan. Karena itu, setiap orang perlu belajar mengelola emosi agar dapat mengambil keputusan dengan bijaksana," ujar Miyah.
Menurutnya, kemampuan mengendalikan emosi merupakan fondasi penting dalam membangun hubungan yang sehat dengan lingkungan sekaligus mencegah seseorang kembali terjerumus pada kesalahan yang sama.
"Kesempatan memperbaiki diri selalu terbuka. Yang terpenting adalah kemauan untuk berubah dan terus melatih diri menjadi pribadi yang lebih tenang, sabar, dan bertanggung jawab," katanya.
Pembinaan tersebut secara khusus diberikan kepada warga binaan berinisial RH sebagai bagian dari penguatan mental dan spiritual menjelang proses reintegrasi sosial.
"Saya berharap nilai-nilai yang dipelajari hari ini dapat menjadi bekal untuk memulai kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan," tambah Miyah.
Sementara itu, petugas Rutan Kelas IIB Buntok, Rizal, menegaskan bahwa setiap program pembinaan dirancang untuk membantu warga binaan memperbaiki pola pikir dan membentuk karakter yang lebih positif.
"Pembinaan bukan sekadar mengisi waktu selama menjalani masa pidana, tetapi menjadi kesempatan untuk memperbaiki sikap hidup dan membangun masa depan yang lebih baik," ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pembinaan tidak hanya diukur dari keterampilan yang dimiliki, tetapi juga dari kemampuan mengendalikan diri saat menghadapi berbagai persoalan setelah kembali ke masyarakat.
Kegiatan diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin Nurhati. Melalui pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin, Rutan Kelas IIB Buntok terus mendorong tumbuhnya kesadaran spiritual, kedewasaan emosional, dan tanggung jawab pribadi sebagai bekal warga binaan menjalani kehidupan yang lebih baik usai menyelesaikan masa pembinaan.
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda setelah membaca?
Komentar Pembaca
Tanggapan untuk berita ini
Tinggalkan Tanggapan
Masuk akun dulu
Komentar dan rating untuk berita ini dibatasi bagi pembaca yang sudah masuk akun.
Masuk untuk menanggapiBerita Terkait
Baca kabar lainnya
19 Jun 2026
Ketenangan Jadi Bagian Penyembuhan, Kemenag Barsel Rutin Dampingi Pasien di RS Jaraga Sasameh
Buntok (Humas) Saat seseorang dirawat di rumah sakit, yang diuji sering kali bukan hanya kondisi fisiknya. Rasa cemas, takut, sulit menerima kondisi yang dialami, hingga kekhawatiran terhadap keluarga menjadi beban ya...
12 Jun 2026
STL Diserahkan, Kemenag Barsel Dorong Tertib Administrasi Gereja GBI Kalahien
Buntok (Humas) Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan terus memperkuat tata kelola lembaga keagamaan melalui pelayanan administrasi yang lebih tertib dan terukur. Salah satunya diwujudkan melalui penyerahan Surat...
10 Jun 2026
Saat Polisi dan Umat Hindu Turun Bersama, Rumah Ibadah Jadi Ruang Merawat Kepedulian Lingkungan
Buntok (Humas) – Menjelang Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Barito Selatan tidak hanya diisi kegiatan seremonial. Sejumlah personel Polres Barito Selatan bersama umat Hindu dan Kementerian Agama turun la...