Buntok (Humas) Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan mengingatkan pentingnya membangun akhlak anak sebelum mengejar prestasi akademik. Pesan itu disampaikan saat Pentas Seni dan Pelepasan 48 murid Kelompok B RA Perwanida Buntok Angkatan VIII yang dirangkai dengan Milad ke-10 RA Perwanida Buntok.
Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Kepala Seksi Pendidikan Islam Zakirurahman mengatakan pendidikan anak usia dini merupakan fase penting untuk membangun fondasi karakter sebelum anak mengejar berbagai capaian akademik pada jenjang berikutnya.
"Anak-anak tidak hanya belajar membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga belajar disiplin, mandiri, menghormati guru, serta membangun akhlak yang baik sejak dini," ujarnya.
Menurutnya, kecerdasan dan prestasi akan lebih bermakna apabila dibarengi dengan karakter yang kuat dan akhlak yang baik.
"Akhlak harus dibangun lebih dulu. Ketika karakter sudah terbentuk dengan baik, anak akan lebih siap berkembang dan meraih prestasi di jenjang pendidikan berikutnya," katanya.
Kepala RA Perwanida Buntok, Hj. Siti Marhamah, mengaku bangga melihat perkembangan peserta didik yang kini siap melanjutkan pendidikan ke jenjang SD maupun MI. Ia mengenang perjalanan anak-anak sejak pertama kali datang ke sekolah hingga akhirnya dinyatakan lulus.
"Hari ini ada haru, ada bangga, ada bahagia, dan sedikit sedih. Anak-anak yang dulu datang dengan tangisan karena belum siap berpisah dengan orang tua, hari ini sudah berdiri percaya diri di depan kita," tuturnya.
Ia menyampaikan sebanyak 48 murid yang lulus tahun ini dikembalikan kepada orang tua untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang berikutnya. Kepada para siswa, ia berpesan agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan baru.
"Kalau suatu saat merasa sulit, jangan bilang saya menyerah. Katakan saya akan coba lagi. Semua orang hebat pernah mengalami kesulitan, tetapi mereka tidak berhenti belajar," pesannya.
Perwakilan orang tua siswa yang juga Ketua Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru RA Perwanida Buntok yang telah mendampingi anak-anak selama masa pendidikan. Menurutnya, perubahan sikap, kemandirian, dan kemampuan anak yang dirasakan orang tua menjadi bukti nyata proses pendidikan yang diberikan sekolah.
Acara pelepasan dan Milad ke-10 RA Perwanida Buntok tersebut dihadiri Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, H. Muhamad Irfan, Pengawas Pendidikan, jajaran Pengurus DWP Kemenag Barito Selatan, organisasi profesi pendidikan anak usia dini, kepala RA se-Barito Selatan, pengurus yayasan, orang tua siswa, serta para guru.