Buntok (Humas) Sebanyak 44 siswa terbaik MAN Barito Selatan mengikuti Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten (OSN-K) Tahun 2026 yang digelar di MAN Barito Selatan, Kamis (18/6/2026). Kegiatan dibuka oleh Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Barito Selatan, H. Muhamad Irfan, mewakili Kepala Kantor Kemenag Barito Selatan.
OSN-K menjadi pintu awal bagi para siswa untuk bersaing menuju tingkat yang lebih tinggi sekaligus mengukur kemampuan akademik di berbagai bidang sains.
Dalam kompetisi tersebut, peserta mengikuti sembilan bidang lomba, yakni Biologi, Kimia, Matematika, Kebumian, Astronomi, Geografi, Ekonomi, Informatika, dan Fisika.
H. Muhamad Irfan mengapresiasi pembinaan yang dilakukan madrasah dan para guru dalam mempersiapkan peserta menghadapi ajang nasional tersebut.
"OSN bukan sekadar lomba. Ini wadah untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, membangun daya saing, dan melahirkan generasi berprestasi yang siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi," kata Irfan saat membuka kegiatan.
Ia meminta para peserta tampil maksimal dengan tetap menjunjung sportivitas dan integritas selama kompetisi berlangsung.
"Tunjukkan kemampuan terbaik, percaya diri, disiplin, dan jaga kejujuran dalam setiap tahapan lomba," pesannya.
Kepala MAN Barito Selatan, Hj. Siti Noor Aisyah, mengatakan OSN-K merupakan ajang strategis untuk mengukur kemampuan akademik peserta didik sekaligus menjadi wadah pengembangan potensi di bidang sains.
"Kami bersyukur siswa-siswi MAN Barito Selatan kembali mendapat kesempatan mengikuti OSN-K. Ini menjadi bukti bahwa madrasah terus berkomitmen mendorong lahirnya peserta didik yang unggul, berprestasi, dan mampu bersaing di berbagai bidang keilmuan," ujarnya.
Menurutnya, para peserta telah menjalani proses pembinaan dan pendampingan oleh guru sesuai bidang lomba masing-masing sehingga diharapkan mampu menampilkan kemampuan terbaik saat kompetisi berlangsung.
"Kami berharap para peserta dapat mengikuti lomba dengan percaya diri, menjaga sportivitas, dan memberikan hasil terbaik. Apa pun hasilnya, pengalaman ini akan menjadi bekal berharga untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi," kata Siti Noor Aisyah.
Turut hadir Staf Seksi Pendidikan Islam, Yusuf Ramadhani Habibie, yang mewakili Kepala Seksi Pendidikan Islam, serta para guru pembimbing.