Buntok (Humas) Pelantikan Gembala Sidang baru di GPDI Alfa dan Omega Desa Mabuan menjadi titik awal penguatan pelayanan keagamaan sekaligus kolaborasi lintas lembaga di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Eko Wahyudi, hadir memenuhi undangan dan menyampaikan pesan tentang pentingnya kerja sama dalam membangun kehidupan umat.
Menurut Eko, pelayanan gereja tidak dapat berjalan sendiri. Hubungan yang baik antarpelayan, masyarakat, dan pemerintah menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan bersama.
"Pelayanan akan semakin kuat ketika ada kerja sama yang baik antarpelayan, masyarakat, dan pemerintah. Semua memiliki peran untuk membangun kehidupan yang lebih baik," kata Eko dalam sambutannya.
Ia mengatakan sinergi dengan pemerintah, khususnya Kementerian Agama, perlu terus dijaga agar program pembinaan keagamaan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan efektif.
"Kami berharap hubungan yang sudah terbangun dapat terus diperkuat. Gereja dan pemerintah memiliki tujuan yang sama, yaitu menghadirkan manfaat dan pembinaan bagi masyarakat," ujarnya.
Eko juga berharap kepemimpinan baru di GPDI Alfa dan Omega mampu menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan umat serta memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.
"Gembala sidang memiliki peran strategis dalam membimbing jemaat dan menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat," tuturnya.
Lebih lanjut, ia menilai keberadaan pemimpin rohani yang aktif dan responsif akan memberi kontribusi terhadap pertumbuhan iman sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di Desa Mabuan.
"Harapan kami, gembala yang baru dilantik dapat membawa kemajuan bagi jemaat dan mendorong pertumbuhan rohani masyarakat sehingga semakin kuat menghadapi berbagai tantangan kehidupan," pungkasnya.