Buntok (Humas) Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan madrasah di Kabupaten Barito Selatan. M. Risky Aditya, siswa MAN Barito Selatan Plus Keterampilan sukses meraih medali emas sebagai penulis terpilih dalam ajang menulis puisi tingkat Nasional dan ASEAN 2026.
Karya puisi yang dibawakan Risky dinilai mampu mencuri perhatian dewan juri lewat kekuatan makna, kreativitas, serta gaya bahasa yang menyentuh. Capaian itu sekaligus membawa nama madrasah dan Barito Selatan dikenal di tingkat nasional hingga internasional.
Guru Bahasa Indonesia MAN Barito Selatan, Nani Prihatini menyebut keberhasilan tersebut lahir dari proses panjang dan konsistensi siswa dalam mengasah kemampuan literasi.
“Risky memang aktif menulis dan terus berlatih. Karyanya punya karakter kuat dan mampu menyampaikan pesan dengan emosional, itu yang menjadi nilai lebih,” ujarnya.
Menurut Nani, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing dalam bidang sastra dan literasi di tengah perkembangan era digital.
“Anak-anak madrasah punya potensi besar. Tinggal bagaimana mereka diberi ruang untuk berkembang dan berani menunjukkan karya di tingkat yang lebih luas,” katanya.
Sementara itu, Kepala MAN Barito Selatan, Siti Noor Aisyah mengaku bangga atas capaian yang diraih salah satu siswanya tersebut.
“Prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi madrasah, tetapi juga motivasi bagi seluruh siswa agar terus berkarya dan percaya diri membawa nama daerah,” ucapnya.
Ia menilai keberhasilan Risky menjadi hasil dari kerja keras siswa, dukungan guru, serta peran keluarga yang terus mendampingi proses belajar.
“Kami ingin madrasah tidak hanya unggul akademik, tetapi juga mampu melahirkan generasi kreatif, inovatif, dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.
Hasilnya, raihan medali emas itu semakin memperkuat komitmen MAN Barito Selatan Plus Keterampilan dalam mencetak generasi muda yang unggul di bidang literasi, seni, dan kreativitas.