Bangkuang (Humas) Pengawas Pendidikan Agama Islam Kecamatan Karau Kuala, Mahmudin, meminta guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memperkuat kolaborasi melalui KKG dan MGMP sekaligus mulai mengintegrasikan KBC dalam proses pembelajaran di sekolah.
Hal itu disampaikannya saat kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam Tingkat Kecamatan Karau Kuala yang diikuti guru-guru PAI di wilayah tersebut.
Mahmudin menilai forum KKG dan MGMP tidak boleh hanya menjadi agenda rutin, tetapi harus menjadi ruang berbagi solusi dan peningkatan kualitas pembelajaran.
"KKG dan MGMP harus hidup. Guru PAI perlu aktif bertukar metode, bahan ajar, dan pengalaman agar pembelajaran lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan siswa," kata Mahmudin.
Ia juga meminta guru mulai menerapkan integrasi KBC dalam pembelajaran PAI agar proses belajar tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga membangun karakter dan kecakapan peserta didik.
"Integrasi KBC penting supaya pembelajaran PAI tidak sekadar transfer ilmu, tetapi juga membentuk kebiasaan baik dan penguatan karakter peserta didik," ujarnya.
Sementara itu, Pengawas Pendidikan Agama Islam, Masdub, mengingatkan guru PAI untuk terus beradaptasi dengan perkembangan pembelajaran dan administrasi pendidikan. Menurutnya, guru dituntut lebih siap menghadapi perubahan sistem dan kebutuhan belajar siswa.
"Guru PAI harus terus belajar dan meningkatkan kompetensi. Perubahan di dunia pendidikan berjalan cepat dan itu harus diikuti," kata Masdub.
Ia juga meminta guru menjaga kualitas pembelajaran di kelas melalui administrasi yang tertata dan perangkat ajar yang disusun sesuai kebutuhan peserta didik.
"Perangkat pembelajaran jangan hanya lengkap di administrasi, tetapi benar-benar digunakan untuk mendukung proses belajar di kelas," ucapnya.
Kegiatan MGMP PAI tingkat Kecamatan Karau Kuala itu diikuti peserta musyawarah guru Pendidikan Agama Islam dari sejumlah sekolah. Forum tersebut turut membahas penguatan koordinasi antar guru serta evaluasi pelaksanaan pembelajaran PAI di sekolah masing-masing.