Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Hari Lahir Pancasila 2026, Kemenag Barsel Ingatkan Ancaman Perpecahan di Era Digital

Barsel Hari Ini 01 Jun 2026 2 menit baca 97
Hari Lahir Pancasila 2026, Kemenag Barsel Ingatkan Ancaman Perpecahan di Era Digital
Foto utama: Hari Lahir Pancasila 2026, Kemenag Barsel Ingatkan Ancaman Perpecahan di Era Digital
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) Ratusan peserta memadati halaman MTsN Barito Selatan dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Senin (1/6/2026). Di tengah derasnya arus informasi digital dan meningkatnya tantangan sosial, nilai-nilai Pancasila dinilai tetap menjadi benteng utama menjaga persatuan bangsa.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin, mengatakan Pancasila telah terbukti mampu menjaga Indonesia tetap utuh meski dibangun dari keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama.

"Bangsa ini besar karena mampu merawat perbedaan. Pancasila telah membuktikan dirinya sebagai perekat yang menjaga Indonesia tetap kokoh hingga hari ini," kata H. Hairil Saleh.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi bangsa saat ini tidak lagi sebatas persoalan fisik dan wilayah. Perkembangan teknologi informasi hingga munculnya berbagai polarisasi sosial menuntut masyarakat semakin kuat berpegang pada nilai-nilai kebangsaan.

"Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, masyarakat harus tetap menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Jangan sampai ruang digital justru menjadi ruang yang memecah persatuan," ujarnya.

Pesan tersebut selaras dengan amanat nasional Hari Lahir Pancasila 2026 yang mengusung tema 'Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia'. Dalam amanat itu ditegaskan bahwa Pancasila bukan hanya relevan menjaga keutuhan Indonesia, tetapi juga menjadi nilai yang dapat berkontribusi bagi terciptanya perdamaian dunia.

Pembina kegiatan, H. Muhammad Sibawaihi, menilai generasi muda memiliki peran penting menjaga nilai-nilai Pancasila tetap hidup di tengah perubahan zaman yang berlangsung cepat.

"Anak-anak muda jangan hanya mengenal Pancasila sebagai materi pelajaran atau hafalan. Nilainya harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menghargai perbedaan, menjaga toleransi, hingga membangun kepedulian terhadap sesama," katanya.

Ia menilai tantangan terbesar saat ini bukan sekadar kemajuan teknologi, melainkan bagaimana masyarakat tetap mampu menjaga persaudaraan di tengah perbedaan pandangan dan informasi yang terus bergerak tanpa batas.

"Ketika nilai kemanusiaan, persatuan, dan keadilan sosial dijalankan bersama, maka ruang bagi intoleransi dan perpecahan akan semakin kecil," ujarnya.

Upacara yang dipusatkan di halaman MTsN Barito Selatan tersebut diikuti ASN, non-ASN, kepala KUA, pengawas, kepala madrasah, serta ratusan siswa dari MAN PK Barito Selatan, MTsN Barito Selatan, dan MIN 1 Barito Selatan. Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan pembangunan ekonomi dan teknologi, tetapi juga kemampuan menjaga nilai persatuan di tengah keberagaman.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Redaksi

Informasi pengelola publikasi.

Abdul Wahid, S.Pd.I

Editor

Abdul Wahid, S.Pd.I

Penata Layanan Operasional

M

Narahubung

Muhammad Adil, S.Pd - 62812310****

Sub Bagian Tata Usaha

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Masuk akun dulu

Komentar dan rating dibatasi bagi pembaca yang sudah masuk akun.

Masuk

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
01 Jun 2026
Kategori
Barsel Hari Ini
Durasi
2 menit

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.