Buntok (Humas) – Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan resmi meluncurkan Website Mandiri dan layanan PTSP Online sebagai bagian dari upaya memperluas akses layanan publik berbasis digital.
Peluncuran dilakukan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan bersamaan dengan pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026.
Peluncuran dua layanan digital tersebut menjadi langkah untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi dan mengakses berbagai layanan Kementerian Agama secara lebih cepat dan efisien.
Di saat yang sama, Rakerda 2026 menghasilkan rancangan akhir program kerja strategis yang akan menjadi pedoman pelaksanaan tugas dan layanan keagamaan selama satu tahun ke depan.
Ketua Panitia Pelaksana Rakerda 2026, Ismiradi, menyampaikan forum tersebut menjadi tahap final penyusunan program kerja secara menyeluruh, termasuk rencana aksi dan evaluasi awal pembangunan Zona Integritas (ZI).
"Rakerda ini merupakan hasil final penyusunan program kerja strategis tahun 2026 yang memuat rencana aksi serta evaluasi awal Zona Integritas sebagai dasar perbaikan dan penguatan kinerja organisasi," kata Ismiradi.
Selain menyusun arah program kerja, Rakerda juga melahirkan sejumlah kebijakan yang akan menjadi pedoman pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Agama Barito Selatan.
"Dari forum ini lahir kebijakan umum dan kebijakan khusus yang menjadi pedoman bersama dalam menjalankan program dan layanan kepada masyarakat," ujarnya.
Salah satu hasil yang menjadi perhatian adalah lahirnya empat kebijakan khusus yang berfokus pada penguatan tata kelola organisasi. Di antaranya menyangkut disiplin presensi, pembenahan tata kelola kelembagaan, serta administrasi kepegawaian.
"Kebijakan khusus yang disepakati salah satunya berkaitan dengan disiplin presensi pegawai, pembenahan tata kelola, dan administrasi kepegawaian agar pelaksanaan tugas berjalan lebih tertib dan terukur," jelas Ismiradi.
Menurutnya, pembenahan pada aspek internal menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan dan mendukung birokrasi yang lebih efektif.
"Perbaikan tata kelola dan administrasi bukan sekadar urusan internal, tetapi berdampak langsung terhadap kualitas layanan yang diterima masyarakat," tambahnya.
Rakerda diikuti Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, seluruh pejabat struktural dan fungsional, ASN, PPNPM, kepala madrasah, serta kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Barito Selatan.
Forum tersebut menjadi wadah penyelarasan program kerja sekaligus sarana menyatukan langkah seluruh satuan kerja menghadapi target kinerja tahun 2026.
Dengan peluncuran Website Mandiri dan PTSP Online serta ditetapkannya arah kebijakan hasil Rakerda, Kementerian Agama Barito Selatan diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih mudah diakses masyarakat sekaligus memperkuat tata kelola organisasi di seluruh unit kerja.