Buntok (Humas) – Upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama antara para pelayan Tuhan dan pemerintah terus dilakukan di Kabupaten Barito Selatan. Salah satunya melalui kehadiran Kasi Bimas Kristen bersama penyuluh agama Kristen dan staf Bimas Kristen dalam kegiatan Persekutuan Para Hamba Tuhan Garis Depan (PPHTGD) Buntok, Selasa (23/6/2026).
Kasi Bimas Kristen Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Hesti Rayani, mengatakan kehadiran pihaknya merupakan bentuk dukungan terhadap wadah persekutuan yang selama ini menjadi ruang pembinaan, penguatan iman, serta mempererat persaudaraan antarhamba Tuhan.
"Persekutuan ini bukan hanya tempat berkumpul, tetapi juga ruang untuk saling menguatkan, berbagi pengalaman pelayanan, dan membangun kebersamaan dalam melayani umat," ujar Hesti.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para hamba Tuhan yang terus melayani masyarakat dan ikut menjaga kehidupan beragama yang rukun di tengah keberagaman.
"Kami berharap komunikasi, koordinasi, dan kerja sama antara para hamba Tuhan dan Kementerian Agama semakin baik sehingga pelayanan kepada umat dapat berjalan lebih efektif dan memberi manfaat yang luas bagi masyarakat," katanya.
Ketua PPHTGD Buntok, Pdt. Krisman Harefa, menyambut baik kehadiran jajaran Bimas Kristen dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin menjadi modal penting dalam memperkuat pelayanan dan pembinaan umat di Barito Selatan.
"Para hamba Tuhan perlu terus menjaga kebersamaan dan saling mendukung agar pelayanan yang dilakukan dapat berjalan dengan baik serta memberi dampak positif bagi masyarakat," ujarnya.
Krisman berharap hubungan yang baik antara gereja dan pemerintah terus terpelihara sehingga berbagai kebutuhan pelayanan keagamaan dapat dikomunikasikan dan ditindaklanjuti dengan lebih baik.
"Kehadiran Kasi Bimas Kristen, penyuluh agama, dan staf menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara gereja dan pemerintah. Dengan komunikasi yang baik, kebutuhan pelayanan dan kegiatan keagamaan dapat lebih mudah terakomodasi," tuturnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh sukacita, kebersamaan, dan semangat pelayanan. Selain menjadi wadah persekutuan, kegiatan ini juga memberi ruang bagi para hamba Tuhan untuk saling bertukar pengalaman, memperluas jejaring pelayanan, serta memperkuat koordinasi dalam pembinaan umat di Kabupaten Barito Selatan.
Melalui persekutuan yang terus terjaga, para hamba Tuhan diharapkan semakin solid dalam menjalankan pelayanan, sementara sinergi antara gereja dan pemerintah dapat terus tumbuh untuk mendukung kehidupan keagamaan yang harmonis dan rukun di tengah masyarakat.