Buntok (Humas) Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Eko Wahyudi mengajak guru dan siswa SMKN 1 Dusun Selatan membangun budaya kolaborasi dan komunikasi sehat di lingkungan sekolah. Pesan itu disampaikan dalam ibadah sekaligus pembubaran panitia Paskah di sekolah setempat, Jumat (22/5/2026).
Dalam penyampaian firman Tuhan dari Lukas 5:17-20 bertema "Persetujuan yang Diberkati", Eko menilai kekompakan menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan pendidikan dan pergaulan generasi muda saat ini.
"Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi ruang membangun karakter, kerja sama dan rasa saling menghargai," kata Eko.
Ia menyebut budaya saling mendukung antara guru dan siswa perlu terus diperkuat agar tercipta lingkungan belajar yang sehat dan produktif.
"Kalau komunikasi baik dan hubungan tetap dijaga, maka suasana sekolah juga akan lebih nyaman dan kegiatan berjalan lebih maksimal," ujarnya.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang dibangun saat pelaksanaan Paskah dapat menjadi contoh sederhana bagaimana sebuah tujuan bisa dicapai melalui kerja sama.
"Tidak ada keberhasilan yang dibangun sendiri. Semua berjalan karena ada yang mau bekerja bersama dan saling menopang," tuturnya.
Eko juga mengingatkan pentingnya menjaga rasa memiliki terhadap sekolah sebagai tempat bertumbuh bersama. Ia berharap hubungan baik antar guru dan siswa tidak berhenti setelah kegiatan keagamaan selesai.
"Kesuksesan Paskah bukan milik panitia saja, tetapi keberhasilan bersama. Karena itu hubungan baik dan semangat melayani harus tetap dijaga," pungkasnya.