Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Sasar Pelajar SMP, Kemenag dan DP3APPKB Barsel Perkuat Upaya Cegah Pernikahan Dini

Barsel Hari Ini 08 Jun 2026 2 menit baca 39
Sasar Pelajar SMP, Kemenag dan DP3APPKB Barsel Perkuat Upaya Cegah Pernikahan Dini
Foto utama: Sasar Pelajar SMP, Kemenag dan DP3APPKB Barsel Perkuat Upaya Cegah Pernikahan Dini
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan dan DP3APPKB Barito Selatan mulai menyusun langkah bersama untuk mencegah pernikahan usia anak. Melalui koordinasi yang digelar di ruang Bimas Islam Kemenag Barsel, Senin (8/6/2026), kedua instansi membahas rencana sosialisasi yang akan menyasar pelajar guna meningkatkan pemahaman tentang risiko dan dampak pernikahan dini.

Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Barsel, H. Muhamad Irfan, menyampaikan bahwa pencegahan pernikahan anak tidak cukup hanya dilihat dari satu sisi, tetapi harus dipahami secara menyeluruh oleh generasi muda.

"Anak-anak perlu memahami dampak pernikahan usia dini dari berbagai aspek, mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial, hukum hingga agama. Karena itu edukasi harus diberikan secara utuh dan mudah dipahami," ujarnya.

Menurut Irfan, keterlibatan lembaga pendidikan dan keluarga menjadi faktor penting agar pesan pencegahan dapat diterima secara efektif oleh remaja.

"Tujuan akhirnya bukan hanya menunda usia perkawinan, tetapi membantu mereka mempersiapkan masa depan yang lebih baik melalui pendidikan dan perencanaan hidup yang matang," katanya.

Dari pihak DP3APPKB Barito Selatan, koordinasi ini dilakukan untuk menyamakan langkah sekaligus memperkuat materi sosialisasi yang akan disampaikan kepada peserta didik.

"Kami ingin materi yang diberikan tidak hanya membahas risiko kesehatan dan sosial, tetapi juga didukung pemahaman hukum serta nilai-nilai keagamaan sehingga lebih komprehensif," ungkap perwakilan DP3APPKB Barito Selatan.

Pihaknya menilai kolaborasi dengan Kemenag menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran remaja terhadap berbagai konsekuensi yang dapat muncul akibat pernikahan di usia anak.

"Harapannya para pelajar memiliki pemahaman yang lebih kuat sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat dan terhindar dari risiko pernikahan dini maupun kenakalan remaja," lanjutnya.

Sebagai tindak lanjut hasil koordinasi tersebut, Kemenag Barsel dan DP3APPKB berencana merealisasikan program edukasi terpadu dalam waktu dekat. Kegiatan perdana direncanakan menyasar pelajar tingkat sekolah menengah pertama, salah satunya di SMP IT Baiturahman Buntok, dengan materi pencegahan pernikahan usia anak yang mengintegrasikan perspektif kesehatan, sosial, hukum, dan keagamaan.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Masuk akun dulu

Komentar dan rating dibatasi bagi pembaca yang sudah masuk akun.

Masuk

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
08 Jun 2026
Kategori
Barsel Hari Ini
Durasi
2 menit

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.