Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Usai Rakor PAKEM, Kasubag TU: Deteksi Dini Jadi Kunci Cegah Konflik Keagamaan

Kerukunan Umat 11 Jun 2026 2 menit baca 35
Usai Rakor PAKEM, Kasubag TU: Deteksi Dini Jadi Kunci Cegah Konflik Keagamaan
Foto utama: Usai Rakor PAKEM, Kasubag TU: Deteksi Dini Jadi Kunci Cegah Konflik Keagamaan
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Ismiradi menyebut kondisi kerukunan umat beragama di Barito Selatan hingga saat ini relatif terjaga. Namun demikian, upaya pencegahan dan deteksi dini tetap perlu dilakukan agar potensi gangguan dapat diantisipasi sejak awal.

Hal itu disampaikannya usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) Tahun 2026 yang digelar Kejaksaan Negeri Barito Selatan di Aula Kejari Barito Selatan, Rabu (10/6).

Menurut Ismiradi, kerukunan yang selama ini terbangun tidak boleh membuat seluruh pihak lengah terhadap berbagai dinamika sosial yang berkembang di masyarakat.

"Kerukunan umat beragama di Barito Selatan saat ini berjalan dengan baik. Kondisi ini perlu terus dijaga melalui komunikasi, koordinasi, dan penguatan peran seluruh pihak agar potensi gesekan dapat dicegah sejak dini," ujarnya.

Ia menilai langkah preventif menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas kehidupan beragama. Karena itu, sinergi antara pemerintah, tokoh agama, aparat penegak hukum, dan masyarakat perlu terus diperkuat.

"Pencegahan jauh lebih efektif daripada penanganan ketika masalah sudah terjadi. Karena itu, deteksi dini dan penyelesaian secara dialogis harus menjadi langkah bersama," katanya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas penerapan delik adat pasca berlakunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional. Menurut Ismiradi, pemahaman terhadap aturan tersebut penting agar masyarakat dapat menempatkan hukum adat dan hukum nasional secara proporsional.

"Pemahaman yang sama mengenai ketentuan hukum yang berlaku akan membantu masyarakat menjaga ketertiban sekaligus menghormati nilai-nilai lokal yang hidup di tengah masyarakat," tuturnya.

Rapat koordinasi yang diikuti unsur Kejaksaan, Kementerian Agama, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pemangku kepentingan lainnya itu menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi dalam menjaga kerukunan umat beragama serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat memengaruhi kehidupan masyarakat.

Melalui forum tersebut, Kementerian Agama Barito Selatan berharap ruang dialog antarinstansi terus terbuka sehingga setiap persoalan dapat diidentifikasi lebih awal dan diselesaikan secara bijak sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Redaksi

Informasi pengelola publikasi.

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Masuk akun dulu

Komentar dan rating dibatasi bagi pembaca yang sudah masuk akun.

Masuk

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
11 Jun 2026
Kategori
Kerukunan Umat
Durasi
2 menit

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.